Tokorondo, Poso Pesisir — BUMDes Desa Tokorondo kembali menerima kedatangan bibit ayam pedaging sebanyak 4.500 ekor untuk siklus ke-2. Program ini merupakan bagian dari ketahanan pangan yang didanai melalui Dana Desa, sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal dan kemandirian pangan masyarakat. Direktur BUMDes Tokorondo menyampaikan bahwa pelaksanaan siklus kedua ini merupakan kelanjutan dari siklus sebelumnya yang berjalan sesuai rencana. Dengan manajemen pemeliharaan yang lebih matang, diharapkan produktivitas dan tingkat kelangsungan hidup ternak meningkat. “Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang kerja dan menambah pendapatan desa,” ujarnya. Kedatangan bibit disertai penerapan standar pemeliharaan, mulai dari persiapan kandang, pakan, hingga pendampingan teknis. Pemerintah Desa Tokorondo menegaskan komitmennya untuk mengawal program ketahanan pangan agar berjalan akuntabel dan berkelanjutan. Melalui siklus kedua ini, BUMDes Tokorond...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
BUMDes Lompe Singgani Kalora Kembangkan Ayam Petelur dan Jagung, Produksi Capai 23 Rak Telur per Hari BUMDes Lompe Singgani Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, terus memperkuat program ketahanan pangan melalui penyertaan modal desa sebesar Rp200 juta. Anggaran tersebut dialokasikan untuk dua kegiatan tematik, yakni peternakan ayam petelur sebesar Rp160 juta dan pengembangan jagung sebesar Rp40 juta. Direktur BUMDes Lompe Singgani, Kaleb Sidende, menyampaikan bahwa unit usaha ayam petelur memiliki peluang pasar yang cukup cerah dan berkelanjutan. Pada tahap awal, BUMDes mengembangkan 820 ekor ayam petelur yang telah memasuki usia sekitar 17 minggu dan kini sudah mulai berproduksi. “Pengadaan ayam ini menjadi tahap pembelajaran teknis, mulai dari manajemen pemeliharaan hingga produksi, sebelum dilakukan pengembangan dalam jumlah yang lebih besar,” ujar Kaleb. Saat ini, produksi telur telah mencapai 23 rak per hari dengan harga jual rata-rata Rp50.000 per rak, sehingga ...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Menghidupkan Kembali BUMDes Rinintowe Desa Masani Kec, Poso pesisir Kab Poso Oleh Renaldi Agustiawan Modjepe PD, Korcam Poso Posisir Masani — BUMDes Rinintowe Masani yang sempat mengalami stagnasi cukup panjang kini mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Sejak tahun 2019 hingga 2024, seluruh aktivitas BUMDes tidak berjalan, baik dari aspek kelembagaan, administrasi, maupun unit usaha. Berbagai upaya revitalisasi yang pernah dilakukan belum mampu mengembalikan fungsi BUMDes secara berkelanjutan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah desa bersama pendamping desa untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap BUMDes Rinintowe Masani. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa permasalahan utama tidak hanya terletak pada keterbatasan modal, tetapi juga pada lemahnya tata kelola kelembagaan, ketidakjelasan arah usaha, serta belum optimalnya pemanfaatan aset desa. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pendampingan diarahkan pada penguatan kelembagaan dan penyusunan ulang strategi usaha yang...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Peran Pendampingan TPP Perkuat Administrasi BUMDes Multiguna Desa Pinedapa Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso Sulawesi Tengah Oleh Rahmawati Zakaria Pendamping Lokal Desa Pinedapa — Tahapan administrasi dalam pembangunan BUMDes Multiguna Pinedapa tidak terlepas dari peran pendampingan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam memastikan tata kelola BUMDes berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Secara administratif, pemerintah desa bersama pengurus BUMDes dan TPP berkolaborasi membangun kerja-kerja kolektif dalam penataan kelembagaan BUMDes. Fokus utama diarahkan pada pemenuhan kelengkapan dokumen kepengurusan, penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) kelembagaan, serta berbagai dokumen pendukung lainnya sebagai dasar legalitas dan operasional BUMDes. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya bersifat teknis administrasi, tetapi juga penguatan pemah...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
SERBA SERBI PEMBANGUNAN GERAI KOPERASI DESA MERAH PUTIH DI KABUPATEN POSO Oleh : Itoja, ST Pendamping Desa Kec Lage. Kopdes Merah Putih Desa Toyado.Kecamatan Lage Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah, Lokasi berada di depan pasar desa. Ukuran 20 x 30 m . Besar harapan masyarakat setempat kopdes dapat menjadi bersinergi dgn pasar untuk menghidupkan urat nadi perekonomian masyarakat setempat Koperasi Desa Merah Putih Desa Sepe Kecamatan Lage Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah dengan ukuran 20 x 30 m berada di poros jalan trans Sulawesi Poso - Tojo Una-Una. Saat ini pekerjaan masih berlangsung dan mendapat dukungan yang baik dr masyarakat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Peresmian Pos Bantuan Hukum di Sulawesi Tengah Palu, Rabu, 4 Februari 2026, sejumlah pejabat tinggi pemerintah pusat melakukan kunjungan kerja ke Palu, Sulawesi Tengah untuk meresmikan program bantuan hukum di tingkat desa/kelurahan. Pejabat yang hadir: Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah. Selain itu Acara ini dihadiri oleh berbagai pimpinan daerah dan Kepala Desa serta tokoh Masyarakat dan TPP Se-Sulawesi Tengah baik secara langsung maupun melalui during. Kunjungan ini bertujuan untuk , meresmikan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan kelurahan se-Sulawesi Tengah total 2.017 Posbankum telah dibentuk, yang menyediakan layanan bantuan hukum gratis dan konsultasi bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu juga melakukan Deklarasi “Desa/Kelurahan...
Program Ketahanan Pangan Tematik Pemeliharaan Ayam Potong Desa Tokorondo Kec Poso Pesisir Kab Poso Sulawesi Tengah
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
BUMDesa Bina Bersama Desa Tokorondo Sukses Panen Perdana 9,3 Ton Berat Hidup dari Program Ketahanan Pangan Dana Desa. Poso, Sulawesi Tengah, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Bina Bersama Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, mencatatkan capaian membanggakan melalui panen perdana hasil usaha ketahanan pangan dengan total produksi mencapai 9,3 ton berat hidup. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa, yang dikelola oleh BUMDesa dengan pola kemitraan bersama kelompok masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Masyarakat desa Tokorondo menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Dana Desa dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan. “Ini adalah hasil kerja keras bersama antara pemerintah desa, pengelola BUMDesa, dan masyarakat. Panen perdana ini menjadi langkah awal yang sangat baik,” ujarnya. Sementara itu...